Latest Posts

Penjara dalam Diriku (Kumpulan Puisi)

By 9/09/2016 05:09:00 AM


Judul : Penjara dalam Diriku
Penulis : Azat Al Hidayat
Kategori : Kumpulan Puisi

Editor dan Tata Letak : Azat Al Hidayat
Desain Sampul : Arial Ratih

Tebal : vi + 69 hlmn. ; 13x19 cm
ISBN : 978-602-6240-62-0
Harga : Rp 24.000,-
----------------------------------------
Cetakan pertama, September 2016

Diterbitkan oleh:
Penerbit Hanami
Jalan Seroja, Karangayu RT 03 RW 03, Cepiring, Kendal
Jawa Tengah 51352
Tlp. 08989051690
Email: penerbit.hanami@gmail.com
----------------------------------------
Format Pemesanan:
Nama_Alamat Lengkap dan Kode Pos_Judul Buku_Jumlah Buku_No HP
Kirim SMS/WA ke 08989051690 atau BBM 5B0A703F
----------------------------------------
Back cover :

Kerinduan adalah sepi
Yang meninggi dalam lingkar waktu
Membutakan makna dalam huruf
Yang tersusun dalam sajak rahasia
Lelaki itu mati dan masih
Mendekap kerinduan dalam makamnya

(Dalam Dekapan Rindu, Azat Al Hidayat)

Apa kata mereka...

"Pengalaman adalah guru yang paling bijak, rasanya ungkapan ini telah terbukti pada diri penulis. Pengalaman yang penulis alami selama inilah pada akhirnya melahirkan karya-karya yang menyayat hati. Saya sering membaca puisi karya Azat Al Hidayat dan setiap kali membacanya saya mendapati sebuah kenyataan bahwa syair-syair yang tertuang dalam puisinya adalah sebuah bentuk realisasi dari perasaan yang menyatu dengan pikirannya. Antologi yang layak dibaca sebagai pembelajaran bagi kita semua tentang bagaimana mengenal Tuhan, Cinta, dan tentunya mengenal diri sendiri."
(Aris Munandar, Guru Bahasa dan Sastra Indonesia MTs dan MA plus Al Bukhori, Brebes)

"Hidup adalah deretan abjad yang harus dirangkai menjadi kata-kata. Dan Azat Al Hidayat telah berhasil melakukannya. Membaca antologi ini serasa ‘terlempar’ ke dalam dunia penulis."
(Aaf Afnita Miftarofah, Mahasiswa Pasca Sarjana Unswagati Cirebon)

"Penggunaan gaya bahasa dalam antologi ini cukup bagus. Sudah selayaknya Antologi puisi ‘Penjara Dalam Diriku’ menjadi koleksi bagi pecinta kata."
(Otong S, Guru bahasa Indonesia SMK KBS Majalengka)

You Might Also Like

0 komentar