Latest Posts

Perbedaan Penerbit Indie dan Penerbit Mayor

By 7/31/2018 01:00:00 AM


Sahabat Hanami, kamu mungkin bertanya-tanya tentang istilah ‘penerbit indie’ yang tertera di atas banner blog ini. Di media sosial Hanami seperti Instagram, Twitter, Fanpage, juga memuat keterangan yang sama. Masih asing dengan istilah tersebut? Sebenarnya apa itu penerbit indie?

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, penerbit indie adalah sebuah alternatif untuk menerbitkan buku atau media yang lain yang dilakukan penulis naskah bukan dari penerbitnya. Walaupun ini memiliki persentase pasar yang sangat kecil bila dibandingkan dengan penerbit pada umumnya dalam hal penjualan, tetapi ini telah hadir menjadi sebuah bentuk baru.  

Sebagian besar orang awam hanya tahu satu jenis penerbit yaitu penerbit mayor. Bahkan beberapa penulis juga hanya mengenal penerbit mayor. Pengertian penerbit mayor tidak perlu dijelaskan panjang-panjang ya karena sebagian besar penulis pasti sudah tahu. 

Untuk mengetahui perbedaan dua jenis penerbit itu secara mendalam, yuk simak uraian berikut!

 
1. Naskah yang Diterbitkan

Penerbit Indie:
Semua naskah, dengan syarat tidak memuat unsur SARA, dsb (tergantung peraturan penerbit). 

Penerbit Mayor:
Naskah yang dipilih melalui seleksi ketat. Biasanya penerbit mayor memiliki kriteria tertentu tentang jenis naskah apa saja yang diterima.
 

2. Biaya 

Penerbit Indie:
Berbayar. Penulis harus menanggung biaya jasa penerbitan (berupa jasa pembuatan desain sampul, jasa layout, jasa editing), biaya cetak buku, bahkan jika penulis menginginkan bukunya didistribusikan ke toko buku pun harus membayar biaya distribusi (namun tidak semua penerbit indie membuka jasa distribusi).
 
Penerbit Mayor:
Tidak berbayar. Semua jasa penerbitan, biaya cetak masal, dan distribusi ditanggung sepenuhnya oleh penerbit. Penulis tinggal menunggu laporan penjualan/royalti.


3. Proses Penyiapan Naskah

Penerbit Indie:
Editor akan memeriksa naskah dari segi ejaan, kata baku, tanda baca, memberi masukan, bahkan mengembalikan naskah kepada penulis untuk melakukan revisi atau perombakan demi kualitas terbit yang bagus. Meski begitu, keputusan akhir tetap di tangan penulis.  Artinya editor tidak memaksa penulis untuk melakukan proses penyiapan naskah seperti di atas. 

Penerbit Mayor:
Setelah naskah lolos seleksi, editor memantau penuh terkait sejauh mana naskah penulis dinyatakan bisa terbit. Jika masih ada beberapa keganjilan atau kekeliruan, maka penulis wajib merevisi atau mungkin merombak sesuai batas waktu yang ditentukan editor. Sehingga keputusan akhir ada di tangan editor bukan penulis.
 

4. Waktu Penerbitan  

Penerbit Indie:
Cepat. Begitu penulis membayar biaya sesuai paket penerbitan yang berlaku, maka naskah langsung diproses. Penulis tinggal menunggu informasi selanjutnya dari pihak penerbit.  

Penerbit Mayor:
Lama. Karena menerapkan aturan seleksi, redaksi penerbit mayor membutuhkan waktu untuk menyeleksi. Bisa sangat lama jika naskah yang harus diseleksi sangat banyak.   


5. Sistem Promosi 

Penerbit Indie:
Diatur oleh penulis karena penulis bertanggung jawab penuh. Meski begitu, penerbit juga ikut mempromosikan buku untuk mencapai hasil penjualan yang optimal. 
  
Penerbit Mayor:
Diatur oleh penerbit karena penebit bertanggung jawab penuh. Meski begitu, penulis juga ikut mempromosikan buku untuk mencapai hasil penjualan yang optimal.  


6. Sistem Distribusi

Penerbit Indie
Buku tidak didistribusikan ke toko buku kecuali penulis berminat mendistribusikan, otomatis penulis mengeluarkan biaya lagi untuk proses pendistribusiannya.
 
Penerbit Mayor:
Buku didistribusikan ke toko buku, penulis tinggal menunggu laporan penjualan/royalti. 


7. Jumlah Buku yang Dicetak 

Penerbit Indie:
Tergantung pesanan. Beberapa penerbit indie menyediakan paket penerbitan yang sudah jadi satu dengan biaya cetak beberapa eksemplar. Dalam hal ini sistem royalti tidak berlaku karena penulis menjual sendiri bukunya, semua keuntungan didapat penulis. 

Penerbit Mayor:
Masal. Biasanya minimal 1000 eksemplar yang kemudian didistribusikan ke toko buku.   


8. Royalti 

Penerbit Indie:
10% atau lebih, diberikan setiap bulan, tergantung kebijakan penerbit.  

Penerbit Mayor:
10% atau kurang, diberikan setiap enam bulan, tergantung kebijakan penerbit. Beberapa penerbit mayor tidak memakai sistem royalti, namun memakai sistem jual putus.  


Jika kamu sudah paham perbedaan dua jenis penerbit tersebut dan berminat menerbitkan buku di penerbit indie, maka Penerbit Hanami bisa menjadi pilihan kamu lho.



Q: Penerbit Hanami termasuk penerbit indie atau mayor? 

A: Penerbit indie.


Q: Beberapa penerbit indie menerapkan sistem seleksi, tidak berbayar, dan bukunya didistribusikan ke beberapa toko buku. Apakah Penerbit Hanami juga menerapkan sistem seperti itu? 
A: Tidak. Karena Penerbit Hanami adalah murni penerbit indie, bukan indie bersistem mayor.

Q: Apakah ada syarat lain di samping tidak mengandung unsur SARA agar naskah bisa diterbitkan Penerbit Hanami? 
A: Ada, selain tidak mengandung unsur SARA, Penerbit Hanami juga mensyaratkan naskah harus asli karya penulis, serta tidak sedang dalam proses seleksi di penerbit mayor.

Q: Berapa biaya menerbitkan naskah di Penerbit Hanami? 
A: Rp 400.000.

Q: Jika naskah berupa kumpulan puisi, apakah kemungkinan akan diberi masukan oleh editor? 
A: Ya, namun tidak banyak. Kami akan memberi masukan sebanyak-banyaknya khusus untuk naskah novel dan naskah nonfiksi bergenre motivasi dan self improvement karena dua kategori naskah tersebut lebih banyak dibutuhkan pembaca.

Q: Berapa lama proses penerbitan di Penerbit Hanami? 
A: 2-6 minggu.

Q: Bagaimana cara penulis bertanggung jawab perihal promosi? 
A: Redaksi kami akan memberi e-booklet panduan mempromosikan buku untuk dipelajari penulis.

Q: Setelah buku penulis terbit, bagaimana cara penulis menambah jumlah cetakan untuk dijual secara mandiri? 
A: Menghubungi kontak CS kami untuk melakukan pemesanan buku khusus penulis. Penulis mendapat diskon khusus sebagai pengganti royalti.

Q: Berapa persen royalti yang didapat penulis yang menerbitkan buku di Penerbit Hanami? 
A: 25%.

Untuk mengetahui info-info umum lainnya tentang Penerbit Hanami silakan klik Tentang Hanami. Untuk mengetahui apa saja paket penerbitan yang berlaku di Penerbit Hanami silakan klik Paket Penerbitan. Dan untuk mengetahui format kirim naskah silakan klik Kirim Naskah. Ada pertanyaan? Jangan ragu untuk menghubungi kontak resmi Penerbit Hanami yaitu WhatsApp 08989051690 dan Line OA penerbithanami (pakai @).

You Might Also Like

0 komentar